cakrawala
terhampar di samudera pelupuk. riak langit membalut kalut.
abu
rokok tak menghalang kau
menatapku penuh iba
mentari
untuk berjaya. lolongan
pertamamu menusuk
kau
gemilang. kau sempurna. mataku yang
terpejam.
kaulah
yang sesungguhnya, kilau semerbak rindu
tahu
detail memori menutup akar mengerubungi
anak
tangga yang akan merambat karena nadimu
yang
kupanjat. dan mencekikku di adalah titik
terima
kasih. kemudian hari. nol-ku.
jejakku yang tak
dan
di akhir lebih dari seujung bangun. bangun.
hari,
jeda kuku membuatku bangun. bangun.
yang
terhampar mudah menelan angan bangun. bangun.
tak
pernah yang digunakan untuk bangun. bangun.
terkubur. menenggelamkan realita. bangun. bangun.
silakan
masuk. jangan lupa untuk melindungi lehermu.
7 Desember 2024