Sebelum melanjutkan membaca, saya hendak memberi peringatan terlebih dahulu. Seluruh tulisan di sini tidak dimaksudkan untuk ditulis serius. Jika kawan-kawan hendak membaca tulisan yang benar-benar saya rancang, silakan mampir ke Wattpad saya.
Satu hal yang saya kurang kuasai dalam sastra adalah penokohan. Kebanyakan karakter-karakter di sini adalah karakter saya yang muncul di tulisan lain dan ingin saya 'uji.' Tulisan pada blog ini cenderung keras untuk antisipasi karakterisasi tokoh-tokoh tersebut (seperti Rawi pada Belang yang sesungguhnya adalah Marvin pada Prasamaya).
Selain itu, ada tulisan di sini yang dimaksudkan untuk menguji kesiapan saya terhadap teknik menulis tertentu (seperti Sweet Dreams Are Made of Screams yang dimaksudkan untuk dibaca bersamaan dengan lagu pengiring).
Karena tulisan-tulisan di sini adalah produk gagal, harap membaca dengan hati ringan dan tenang.
Akhir kata, selamat membaca.
Satu hal yang saya kurang kuasai dalam sastra adalah penokohan. Kebanyakan karakter-karakter di sini adalah karakter saya yang muncul di tulisan lain dan ingin saya 'uji.' Tulisan pada blog ini cenderung keras untuk antisipasi karakterisasi tokoh-tokoh tersebut (seperti Rawi pada Belang yang sesungguhnya adalah Marvin pada Prasamaya).
Selain itu, ada tulisan di sini yang dimaksudkan untuk menguji kesiapan saya terhadap teknik menulis tertentu (seperti Sweet Dreams Are Made of Screams yang dimaksudkan untuk dibaca bersamaan dengan lagu pengiring).
Karena tulisan-tulisan di sini adalah produk gagal, harap membaca dengan hati ringan dan tenang.
Akhir kata, selamat membaca.