Tulisan ini terinspirasi dari lagu di atas. Lagu tersebut dinyanyikan oleh Jessica Jung dan Onew Shinee yang berjudul One Year Later.
Senyap.
Suara ketukan sepatu menggema di taman itu. Desir angin menggoda daun untuk sejenak menyapa langit. Secercah cahaya mentari malu-malu menyapa dari balik awan.
Tak ada yang lebih menyenangkan dari menikmati udara sore itu. Walaupun awan jelas-jelas menyerukan pertanda hujan, namun menyusuri taman bukanlah ide buruk.
Gadis itu sendiri saja di sana. Kakinya sesekali sengaja menginjak daun kering. Suara daun merapuh dan diterpa angin adalah favoritnya. Apalagi, mentari tak mengganggu.
Payung di tangan seolah mengajaknya menepi, namun ia malah tenggelam dalam bahagianya. Ia jarang merasa seringan itu. Tugasnya sudah selesai. Tak ada panggilan mendadak dari dosen. Seolah-olah, semesta mengizinkannya melepas penat hari itu.
Guntur lembut menyapa telinga dari kejauhan. Dengan kesal, ia membalikkan badan. Namun, ia mengurungkan niat untuk melangkah. Napasnya tercekat.
Dua pasang mata bersilang pandang. Detik membeku. Senyap merayap.
Pria itu tegak sepuluh meter darinya. Ia jelas-jelas adar akan kehadiran sang gadis.
Seketika, memori melilit raga sang gadis. Ia diseret menuju detik-detik lampau.
Tawa itu. Canda itu. Kisah itu. Cita-cita itu.
Otaknya tak henti memuntahkan ingatan. Seketika, benih-benih rindu merekah kembali.
How has your one year been?
Ngilu merambat di relung jiwanya. Pilu melumat senyumnya. Bahkan, ia lupa untuk menjaga air mukanya. Namun, sepertinya ia tak perlu khawatir. Pria itu sama terkejutnya dengannya.
Dalam tatap itu, apakah rindu masih mengetuk?
Jika ia tak menahan emosi, isak pasti lolos dari mulutnya.
Jika pria itu adalah rumah, maka sang gadis ingin pulang. Apakah peluk itu masih sama? Apakah canda itu tak berubah? Apakah lekuk pipi dan mata sipit kala tergelak masih serupa?
Sang gadis terpaku. Namun, kesadaran menampar. Sekuat apapun ia menghalau waktu, akhirnya ia berlalu pula.
Sang gadis melangkah. Ia tak ingin terpaku di satu tempat yang sama. Pada akhirnya, ia menjauh.
23 Januari 2017